7 Cara Menjaga Semangat Hafalan

Bina Insan Sahabat Al Qur’an  – Betapa nikmatnya bisa menghafal al quran. Betapa menyenangkannya bisa bermesraan dengan kalam Allah sambil menyendiri tanpa diganggu siapapun. Bibir melafalkannya, hati memaknai arti yang terkandung, dan jiwa terus menggebu untuk bisa melakukan apa yang menjadi perintah, dan menjauhi apa yang menjadi larangan. Mencerna setiap kisah, dan meresapi setiap ilmu pengetahuan yang ada di dalam al quran.

Menghafal al quran, bukan hanya aktifitas fisik. Menurut saya, aktifitas menghafal al quran itu adalah perpaduan fisik dan jiwa. Ruh dan jasad. Terlihat dan tak terlihat.

Hafalan al quran saya masih sedikit. Belum apa-apa jika saya menyebutkan berapa jumlah juz yang sudah dihafal. Yang saya tahu, saya harus tetap semangat menghafal tanpa putus asa mengejar target yang telah dibuat. Teman-teman pastinya senang juga kan ya kalau semangat hafalan tetap terjaga sehingga rutinitas hafalan menggapai kualitas yang memadai.

Ada beberapa yang harus kita perhatikan agar semangat menghafal kita tetap terjaga (berdasar pengalaman pribadi) :

1. Tuliskan target hafal al quran

Misalkan kita ingin hafal al quran selama lima tahun, empat tahun, atau berapa tahun sesuai target kita, maka diusahakan jangan hanya berangan-angan saja. Tuliskan, dan tempatkan di tempat kita bisa melihatnya setiap hari. Tulisan itu akan selalu membekas di dalam mata dan hati kita. Buat diri kita merasa malu jika tidak hafalan karena tiap hari membaca tulisan itu.

Contoh tulisan target :

MISI BESARKU : HAFAL AL QURAN LIMA TAHUN MULAI DARI SEKARANG! TAHUN 2018 HARUS SUDAH HAFAL!!!

2. Membuat jadwal menghafal

Karena sudah punya target, maka harus ada usaha nyata untuk menghafal. Misalkan lima tahun kita target hafal.
jumlah ayat = 6666 ayat
lima tahun =365 hari X 5 =1825 hari
maka hafalan per harinya minimal = 6666 ayat : 1825 = 3,65= 4 ayat

Nah, jika target lima tahun hafal, maka minimal per hari harus hafal 4 ayat. Per minggu minimal 28 ayat.

untuk jadwalnya, kita bisa pilih, misalkan sebelum subuh selama satu jam, atau sehabis shalat maghrib selama setengah jam…tergantung waktu kita…yang penting kita mengalokasikannya setiap hari.

3. Bergabung pada komunitas tahfidzul quran

Bergabung dengan komunitas tahfidz sangat diperlukan lho. Tak harus yang formal. Contoh kecil saja kita bisa mengajak teman-teman kita yang punya visi sama untuk membuat lingkaran tahfidz lalu mengundang seorang hafidz atau hafidzoh sebagai pembimbingnya.

Ini dilakukan sebagai wadah setoran hafalan kita, agar tetap terjaga. Dan, dengan berkumpul dengan orang yang memiliki semangat menghafal al quran, insya Allah ini menjaga semangat kita dalam menghafal. Malu juga kan ya kalau teman-teman kita sekomunitas nambah hafalan tapi kita tidak?

4. Sering-sering membaca al quran

Kalau kita senang menghafal, jangan lupa untuk senang membaca al quran juga. Saat membaca al quran, kita langsung mendapatkan ruh dari Allah sehingga apa yang kita baca pun merasuk ke dalam jiwa kita.

5. Tidak banyak bergurau yang tidak penting

6. Murojaah (mengulang-ulang hafalan yang sudah dimiliki)

7. Banyak berdoa
Mudah-mudahan Allah memberkahi setiap langkah kita dalam menghafal al quran. Mudah-mudahan Allah menjadikan kita bagian dari keluarga-Nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel

Kiat Mudah Menghafal Al-Qur’an

Menghafal Al-Qur’an merupakan salah satu ibadah yang kelak akan menolong seorang muslim saat dihari akhir nanti. Selain itu, menghafal Al-Qur’an juga merupakan salah satu ciri orang yang berilmu. Dalam surat Al-Ankabut ayat 49 Allah berfirman: بَلْ هُوَ آَيَاتٌ بَيِّنَاتٌ فِي صُدُورِ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَمَا يَجْحَدُ بِآَيَاتِنَا إِلَّا الظَّالِمُونَ “Bahkan, Al Quran itu adalah ayat-ayat […]

Read More
Artikel

Syarat Diterimanya Syahadat

Syahadatain memiliki makna beritikad dan berikrar bahwasanya tidak ada yang berhak disembah kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala dan mengakui secara lahir batin bahwa Nabi Muhammad adalah hamba Allah dan RasulNya yang diutus kepada manusia sevara keseluruhan, sehingga sebagai seorang muuslim memiliki konsekuensi untk mengamalkan, mentaati perintahNya serta menjauhi laranganNya dan tidak mempersekutukan Allah. Dalam Surat […]

Read More
Artikel

Menundukan Pandangan

Mata merupakan jendela dunia. Mata sendiri merupakan anugerah yang Allah berikan kepada setiap manusia. Dengan mata kita bisa menikmati indahnya alam semesta ciptaan Allah. Selain itu ia menjadi pintu apakah untuk melihat hal positif ataupun negatif. Apabila digunakan hal baik akan mendapatkan Ridho dari Allah sedangkan bila negative maka adzab Allah sungguh pedih. Dalam Al-Quran […]

Read More